Profil

 

 

Lahat Mengaji

Situs LahatMengaji.com dikelola oleh Yayasan Al ‘Afwa wal ‘Afiah

Yayasan Al ‘Afwa wal ‘Afiah

Yayasan Al ‘Afwa wal ‘Afiah adalah sebuah yayasan yang bergerak di bidang dakwah publik dan pembinaan generasi dari sanak-anak dan umat Islam pada umumnya. Yayasan ini berkedudukan di Komplek Griya Lematang Asri 2 Blok F Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan. Yayasan ini telah diakui keberadaan dan aktivitasnya dengan adanya akta notaris Helida Iqbal, SH, M.Kn No.73/31 Maret 2016.

Fokus Yayasan

Yayasan ini memfokuskan diri secara khusus dalam pembinaan anak-anak dan umat islam yang diwujudkan dalam bentuk pengadaan PAUD Tunas Ilmu dan SD Islam Abu Hurairah, Kajian Islam Intensif. Pembinaan umat secara umum diwujudkan dalam bentuk pengelolaan situs dakwah **lahatmengaji.com**, pengadaan Radio Raja serta penyelenggaraan Tabligh Akbar.

Pendiri

Pada awalnya, yayasan ini dibentuk dengan nama Forum Kajian Islam Lahat yang dipelopori oleh Akh Aswan Didi Rosadi, A.Md, Akh Imam Yulianto beserta beberapa penggerak dakwah lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu di sini.

Pengasuh Kegiatan

Pengasuh kegiatan dan kajian yang diadakan oleh Yayasan ini antara lain

Ust. Nashirudin, Lc. (da’i di PT. Tel, Muara Enim Sum Sel)

Ust. Said Yai, Lc MA (Mudir Ponpes Darul Quran Wal Hadist, Oku Timur SumSel)

Ust. Faqih Hamzah, (da’i di Kota Lahat dan Pagar Alam SumSel )

Ust. Firdaus Dzakir (da'i di Kota Prabumulih, SumSel)

Ust. Hidayatullah, S.Sy. (da’i di Kota Prabumulih, SumSel)

Ust. Rony Nuryusmansyah, S.Sy (Mudir Ponpes zaadul Maad, Palembang Sum Sel)

Pendukung Kegiatan

Di samping itu Yayasan ini juga mendapatkan dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat antara lain:

Bpk. Rudi Thamrin, SH, MM (Kepala Kantor Inspektorat Kabupaten Laha,t SumSel)

bpk. Ir. Jasuri Manusin, ST MT (mantan beberapa Kepala Dinas di Kabupaten Lahat, SumSel)

 

SEJARAH YAA

Yayasan Al ‘Afwa wal ‘Afiah –selajutnya disebut YAA merupakan sebuah lembaga dakwah yang berpusat di Kota Lahat. Lembaga ini beralamat di Komplek Griya Lematang Asri 2 Blok F Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan.

Sebelum diresmikan sebagai Yayasan, lembaga dakwah ini bernama FKIL (Forum Kajian Islam Lahat). FKIL sebagai lembaga dakwah memiliki konsentrasi kegiatan pada pengadaan kajian-kajian Islam rutin dengan narasumber dari ustadz lokal dan ustadz dari luar Kota Lahat.

Yayasan Al ‘Afwa wal ‘Afiah

YAA yang merupakan kelanjutan dari FKIL dengan menambahkan berbagai kegiatan lain yang bermanfaat untuk pendidikan dan dakwah bagi kalangan dari anak-anak maupun bagi kaum muslimin secara umum. Dalam perkembangannya, YAA memiliki 4 bidang konsentrasi kegiatan, yaitu; pendidikan, dakwah, humas, dan radio. Untuk bidang pendidikan, YAA membentuk PAUD Tunas Ilmu dan SD Islam Abu Hurairah. Untuk bidang dakwah, YAA membentuk kajian - kajian umum dan Tabligh Akbar. Adapun untuk bidang humas, YAA membentuk Web dakwah, Radio Raja, Peduli Sesama.

 

Lahat dan perkembangan dakwah salafiyah
Perkembangan dakwah Islam di Kota Lahat Sumatera Selatan berdasarkan pemahaman para sahabat dan pengikut mereka yang shalih sangat pesat, sangat menggembirakan hati dan menjadi angin segar bagi mereka yang memahami pentingnya berpegang teguh pada al-Qur‘an dan as-Sunnah yang berlandaskan pemahaman para sahabat. Di antara kegiatan yang ikut menyemarakkan dakwah ini adalah dengan dibentuknya Forum Kajian Islam Lahat dan Sekolah Formal di mulai dari PAUD dan Sekolah Dasar

Kenyataan ini menunjukkan kepada kita bahwa usaha untuk mengoptimalkan program-program dakwah yang ada di kalangan anak-anak juga memiliki peran penting dalam membangun masa depan dakwah islam di negeri kota lahat khususnya. Karena para siswa dan siswi suatu saat nanti tersebar di masyarakat. Tentu saja, bukan kemajuan materi semata yang menjadi cita-cita dan harapan utama umat ini yang diletakkan di atas pundak mereka, akan tetapi kekokohan iman, kelurusan cara beragama dan keluhuran akhlak itulah yang senantiasa didambakan oleh para orang tua muslim yang sejati.

Generasi muda yang sarat dengan cita-cita, tak selayaknya ditelantarkan pendidikannya. Apabila kerusakan moral dan akhlak telah menghantui umat masa kini, maka menseriusi pendidikan dan dakwah bagi generasi muda adalah solusi. Amat disayangkan, jika para orang tua sangat serius memperhatikan urusan dunia dan materi anak-anaknya, namun mereka lalai dari pembekalan ruhani dan tarbiyah keimanan bagi putra-putrinya yang notabene bersekolah di sekolah non-agama.